Pages

Sabtu, 01 Juni 2013

Samsu Niang : Masalah Banjir Harus Jadi Prioritas Pemkot

Posted by Unknown  | 



MAKASSAR, CAKRAWALA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, mendesak pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk memprioritaskan penanganan masalah banjir. Dewan menginginkan persoalan banjir dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Strategis (Renstra) pemkot Makassar.

Wakil ketua DPRD Makassar, Samsu Niang, kepada Cakrawala via selulernya, Minggu, 6 Januari mengemukakan, masalah banjir masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemkot Makassar.

Olehnya itu kata dia, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pemkot harus menfokuskan penanganan masalah banjir sebagai skala prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJM) dan rencanan pembangunan jangka panjang (RPJP).

“Kami sebagai wakil rakyat sangat prihatin melihat masyarakat terkena dampak yang ditimbulkan dari masalah banjir ini. Padahal ini sebernarnya bisa diminimalisir andaikata pemkot fokus memprioritaskan pembangunan infrastruktur penanganan banjir,” sebut Samsu Niang.

Menurutnya, persoalan infrastruktur penanganan banjir di kota Makassar karenal lemahnya political will dari Wali kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. Samsu menilai, selama ini Ilham hanya mengutamakan komersialisasi pembangunan, tapi mengabaikan infrastruktur lingkungan.

“Jadi stop pembangunan yang komersial, seperti komersialisasi anjungan losari pembangunan ruko dalam perkotaan, serta bangunan perumahan yang menganti peran ruang terbuka hijau dan daerah resapan air seperti waduk dan lain sebagainya,” tambah kordinator badan anggaran DPRD Makassar ini.

Dia juga setuju, jika usulan waduk buatan yang berfungsi sebagai daerah resapan air di kecamatan rawan banjir direalisasikan. Selain berfungsi sebagai daerah resapan air di musim hujan, juga akan berfungsi menjadi sumber air sekaligus sebagai taman kota pada musim kemarau.

“Saya kira Makassar butuh waduk buatan yang luasnya kira-kira 10 hektar di lokasi rawan banjir seperti di kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya,” bebernya.

Legislator Golkar, Imran Tenri Tatta, menambahkan, infrastruktur, seperti master plain drainase, pengerukan kanal, pembuatan waduk buatan dan lain sebagainya merupakan hal yang sangat urgen yang harus direalisasikan oleh secepat mungkin oleh pemkot. “Alihkan semua pembangunan yang tidak penting untuk demi pengadaaan infrastruktur itu,” kuncinya. (omr/rus)

Sumber : cakrawalaberita.com


10:15:00 AM Share:
About Naveed Iqbal

Nulla sagittis convallis arcu. Sed sed nunc. Curabitur consequat. Quisque metus enim venenatis fermentum mollis. Duis vulputate elit in elit. Follow him on Google+.

back to top