Pages

Sabtu, 06 September 2014


Mengenal Wakil Sulsel di DPR RI Periode 2014 - 2019

Samsu Niang dihadapkan pada dua pilihan sulit menjelang pemilu legislatif 2004.

Kala itu, dia mendapat dua "godaan" sekaligus, Wali Kota Makassar, Amiruddin Maula mengangkat Samsu Niang sebagai kepala SMPN 32. Pada sisi lain, dia ditawari menjadi calon anggota legislatif oleh partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).

"Keluarga besar saya banyak tidak setuju saya masuk politik," kata caleg terpilih untuk DPR RI asal PDI Perjuangan tersebut, Rabu 3 September. Saat itu, Samsu Niang yang sudah golongan IV/A harus meninggalkan status pegawai negeri sipil (PNS).

Alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan IKIP Makassar itu lebih memilih politik. Alasannya, perjuangan terhadap peningkatan kualitas pendidikan bisa lebih maksimal jika berada di parlemen, ketimbang bertahan sebagai guru. Dia lalu terpilih menjadi anggota DPRD Makassar periode 2004 - 2009.

Pada periode berikutnya, yakni 2009 - 20014, Samsu Niang kembali terpilih, Dia dipercaya sebagai wakil ketua DPRD Makassar. Setelah PDK tidak ikut Pemilu 2014, dia hijrah ke PDI Perjuangan.

Mantan guru olahraga SMP Bantimala Pangkep itu loncat kelas langsung ke DPR RI.

Pada pemilu legislatif 2014, mantan wakil kepala sekolah SMP 32 Makassar itu memilih bertarung di Dapil Sulsel 2 yang meliputi Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai dan Bulukumba. Dia merasa punya potensi lolos disitu karena putra asli Soppeng, pernah mengajar di Pangkep, dan koordinator Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk wilayah Pangkep dan Sinjai.

Hitungannya cukup cermat. Suami Andi Suryani ini meraih 39.122 suara di Dapil 2 yang mengantarkannya ke DPR RI sekaligus mengakhiri peceklik kursi PDIP asal Sulsel di Senayan. Daerah kelahirannya, Soppeng berkontribusi paling besar, yakni 29.818 suara.

Di Senayan nanti, Samsu Niang berharap bisa duduk di Komisi X yang membidangi pendidikan, pemuda, dan olahraga. (Nur/Sap)

Dikutip dari Harian Fajar, Hari Sabtu, 6 September 2014        
Berita

'Samsu Niang' Tidak Sia-sia Abaikan Jabatan Kasek

Posted by Unknown  | 


Mengenal Wakil Sulsel di DPR RI Periode 2014 - 2019

Samsu Niang dihadapkan pada dua pilihan sulit menjelang pemilu legislatif 2004.

Kala itu, dia mendapat dua "godaan" sekaligus, Wali Kota Makassar, Amiruddin Maula mengangkat Samsu Niang sebagai kepala SMPN 32. Pada sisi lain, dia ditawari menjadi calon anggota legislatif oleh partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).

"Keluarga besar saya banyak tidak setuju saya masuk politik," kata caleg terpilih untuk DPR RI asal PDI Perjuangan tersebut, Rabu 3 September. Saat itu, Samsu Niang yang sudah golongan IV/A harus meninggalkan status pegawai negeri sipil (PNS).

Alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan IKIP Makassar itu lebih memilih politik. Alasannya, perjuangan terhadap peningkatan kualitas pendidikan bisa lebih maksimal jika berada di parlemen, ketimbang bertahan sebagai guru. Dia lalu terpilih menjadi anggota DPRD Makassar periode 2004 - 2009.

Pada periode berikutnya, yakni 2009 - 20014, Samsu Niang kembali terpilih, Dia dipercaya sebagai wakil ketua DPRD Makassar. Setelah PDK tidak ikut Pemilu 2014, dia hijrah ke PDI Perjuangan.

Mantan guru olahraga SMP Bantimala Pangkep itu loncat kelas langsung ke DPR RI.

Pada pemilu legislatif 2014, mantan wakil kepala sekolah SMP 32 Makassar itu memilih bertarung di Dapil Sulsel 2 yang meliputi Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai dan Bulukumba. Dia merasa punya potensi lolos disitu karena putra asli Soppeng, pernah mengajar di Pangkep, dan koordinator Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk wilayah Pangkep dan Sinjai.

Hitungannya cukup cermat. Suami Andi Suryani ini meraih 39.122 suara di Dapil 2 yang mengantarkannya ke DPR RI sekaligus mengakhiri peceklik kursi PDIP asal Sulsel di Senayan. Daerah kelahirannya, Soppeng berkontribusi paling besar, yakni 29.818 suara.

Di Senayan nanti, Samsu Niang berharap bisa duduk di Komisi X yang membidangi pendidikan, pemuda, dan olahraga. (Nur/Sap)

Dikutip dari Harian Fajar, Hari Sabtu, 6 September 2014        

10:48:00 AM Share:

Kamis, 05 Juni 2014

Jumat, 25 April 2014


Soppeng, BKM-- Calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan untuk DPR-RI, Samsu Niang meraih suara terbanyak di empat daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Soppeng. 

Samsu Niang meraih 29.813 suara dari total suara PDIP 37.049 suara dan mengungguli caleg DPR-RI lainnya dari 11 partai politik yang bertarung.


Hal tersebut diketahui setelah dilakukan rekapitulasi suara oleh KPU Soppeng dan diserahkan ke KPU Sulsel untuk direkapitulasi ulang.


Adapun total suara sah yang diperoleh 12 parpol sebanyak 136.904 dari 183 391 pemilih. Itupun diluar dari Daftar Pemilih Tambah (DPTb), Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Khusus Tambahan DPKTb/ yakni pengguna KTP,KK.


Berikut perolehan suara caleg peraih suara terbanyak berdasarkan nomor urut partai.


Caleg Partai Nasdem, Akbar Faizal meraih 4.006 suara, caleg PKB HA Basri Jaya meraih 1.800 suara, caleg PKS HA Akmal Pasluddin meraih 2.972 suara, caleg PDIP Samsu Niang meraih 29.813 suara, caleg partai Golkar M.Basri Sidehabi meraih 8.577 suara.


Sementara itu, caleg partai Gerindra Yasir Mahmud meraih 5.383 suara, caleg partai Demokrat Mohammad Jafar Hafsah meraih 7.242, caleg PAN Hj A Yuliani Paris meraih 1.480 suara, caleg PPP HA Jamaro Dulung  meraih 12.218 suara, caleg Hanura HA Rahman Halid meraih 791 suara, caleg PBB Umar Usman meraih 219 suara dan caleg PKPI Ramzah Tabraman meraih 74 suara.


Perolehan suara Samsu Niang memang cukup signifikan karena Samsu Niang sudah dikenal luas oleh masyarakat Soppeng, karena dia pernah mencalonkan diri sebagai calon Bupati Soppeng periode 2010- 2015.(Fir/war/c)


Sumber


Soppeng

Samsu Niang Raih Suara Terbanyak

Posted by Unknown  | 


Soppeng, BKM-- Calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan untuk DPR-RI, Samsu Niang meraih suara terbanyak di empat daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Soppeng. 

Samsu Niang meraih 29.813 suara dari total suara PDIP 37.049 suara dan mengungguli caleg DPR-RI lainnya dari 11 partai politik yang bertarung.


Hal tersebut diketahui setelah dilakukan rekapitulasi suara oleh KPU Soppeng dan diserahkan ke KPU Sulsel untuk direkapitulasi ulang.


Adapun total suara sah yang diperoleh 12 parpol sebanyak 136.904 dari 183 391 pemilih. Itupun diluar dari Daftar Pemilih Tambah (DPTb), Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Khusus Tambahan DPKTb/ yakni pengguna KTP,KK.


Berikut perolehan suara caleg peraih suara terbanyak berdasarkan nomor urut partai.


Caleg Partai Nasdem, Akbar Faizal meraih 4.006 suara, caleg PKB HA Basri Jaya meraih 1.800 suara, caleg PKS HA Akmal Pasluddin meraih 2.972 suara, caleg PDIP Samsu Niang meraih 29.813 suara, caleg partai Golkar M.Basri Sidehabi meraih 8.577 suara.


Sementara itu, caleg partai Gerindra Yasir Mahmud meraih 5.383 suara, caleg partai Demokrat Mohammad Jafar Hafsah meraih 7.242, caleg PAN Hj A Yuliani Paris meraih 1.480 suara, caleg PPP HA Jamaro Dulung  meraih 12.218 suara, caleg Hanura HA Rahman Halid meraih 791 suara, caleg PBB Umar Usman meraih 219 suara dan caleg PKPI Ramzah Tabraman meraih 74 suara.


Perolehan suara Samsu Niang memang cukup signifikan karena Samsu Niang sudah dikenal luas oleh masyarakat Soppeng, karena dia pernah mencalonkan diri sebagai calon Bupati Soppeng periode 2010- 2015.(Fir/war/c)


Sumber


8:30:00 PM Share:

Kamis, 24 April 2014


Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari PDIP, Samsu Niang mengincar kursi komisi X yang membidangi Pendidikan, jika namanya lolos sebagai anggota DPR RI.

“Intinya kalau nama saya lolos sebagai anggota DPR RI, saya mungkin mengincar posisi di komisi X membidangi pendidikan,” katanya, Rabu (23/4/14).

Menurutnya, targetnya akan pindah ke Jakarta (senayan) hanya ingin memperjuangkan kesejahteraan guru di Sulsel. Selain itu juga bagaimana mengirim generasi muda Sulsel untuk melanjutkan pendidikan S2 ke luar negeri. “Intinya, ingin memajukan masyarakat Sulsel, ”

Sebagai pejuang pendidikan, Samsu berniat untuk memperbaiki kualitas guru dan pendidikan di Sulsel, yang selama ini memang masih memprihatinkan.

Sumber

Berita

Samsu Niang Incar Komisi X DPR RI

Posted by Unknown  | 


Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari PDIP, Samsu Niang mengincar kursi komisi X yang membidangi Pendidikan, jika namanya lolos sebagai anggota DPR RI.

“Intinya kalau nama saya lolos sebagai anggota DPR RI, saya mungkin mengincar posisi di komisi X membidangi pendidikan,” katanya, Rabu (23/4/14).

Menurutnya, targetnya akan pindah ke Jakarta (senayan) hanya ingin memperjuangkan kesejahteraan guru di Sulsel. Selain itu juga bagaimana mengirim generasi muda Sulsel untuk melanjutkan pendidikan S2 ke luar negeri. “Intinya, ingin memajukan masyarakat Sulsel, ”

Sebagai pejuang pendidikan, Samsu berniat untuk memperbaiki kualitas guru dan pendidikan di Sulsel, yang selama ini memang masih memprihatinkan.

Sumber

4:41:00 PM Share:

Berikut adalah data-data para Caleg yang berhak memperoleh kursi DPR RI DAPIL II SULSEL, masa bakti 2014-2019. Diurut berdasarkan urutan satu sampai sembilan. Catatan, data raiahan suara pribadi para Caleg yang dicantumkan :

1. Andi Rio Idris Padjalangi (Partai Golkar)

2. Andi Iwan Darmawan Aras (Gerindra)

3. Syamsul Bachri (Partai Golkar)

4. Moh Djafar Hafsah (Demokrat)

5. Andi Taufan Tiro (PAN)

6. Andi Muh. Ghalib (PPP)

7. Samsu Niang (PDIP)

8. Akbar Faisal (Nasdem)

9. Akmal Pasluddin (PKS)

Berita

Siapa Lolos Anggota DPR RI 2014-2019 ?

Posted by Unknown  | 


Berikut adalah data-data para Caleg yang berhak memperoleh kursi DPR RI DAPIL II SULSEL, masa bakti 2014-2019. Diurut berdasarkan urutan satu sampai sembilan. Catatan, data raiahan suara pribadi para Caleg yang dicantumkan :

1. Andi Rio Idris Padjalangi (Partai Golkar)

2. Andi Iwan Darmawan Aras (Gerindra)

3. Syamsul Bachri (Partai Golkar)

4. Moh Djafar Hafsah (Demokrat)

5. Andi Taufan Tiro (PAN)

6. Andi Muh. Ghalib (PPP)

7. Samsu Niang (PDIP)

8. Akbar Faisal (Nasdem)

9. Akmal Pasluddin (PKS)

8:20:00 AM Share:

Jumat, 11 April 2014


MAKASSAR, BKM -- Berdasarkan hasil perhitungan sementara pemilihan umum legislatif (pileg) 2014 yang dilakukan beberapa partai politik dan lembaga survei, separuh calon anggota legislatif (caleg) incumbent DPR RI diperkirakan tidak terpilih kembali. Dari 24 kursi yang diperebutkan di tiga daerah pemilihan (dapil), hanya ada tujuh incumbent dari 22 incumbent yang berpeluang oppo atau terpilih kembali. 

Bocoran yang diperoleh BKM dari hasil perhitungan suara yang dilakukan posko hitung cepat partai politik dan beberapa lembaga survei sejak Rabu (9/4)  petang hingga Kamis (10/4) menyebutkan, di dapil Sulsel I meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar yang memperebutkan 8 kursi, nama caleg PAN Indira Chunda Tita Syahrul, caleg PKS Tamsil Linrung dan caleg Golkar  Emil Abeng  yang kemungkinan besar kembali lolos ke senayan. 

Sementara caleg incumbent lainnya seperti Ahmad Dg Se're (PPP), Reza Ali (Demokrat), dr Nizar Sihab (Demokrat), Mestariani Habie (Gerindra) dan Asmin Amin (PKS) hingga kemarin belum aman.

Untuk dapil Sulsel II meliputi Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Soppeng, Wajo, Bone, Bulukumba dan Sinjai diperkirakan hanya dua incumbent yang terpilih kembali yakni Andi Rio Padjalangi (Golkar) dan Syamsul Bachri (Golkar).  Sedangkan lima caleg incumbent lainnya masih rawan. Mereka  yakni Jafar Hafsah (Demokrat), Gaffar Patappe (Demokrat), Andi Taufan Tiro (PAN), Rahman Halid (Hanura) dan Basri Sidehabi (Golkar). 

Hal yang sama juga terjadi di dapil Sulsel III meliputi Sidrap, Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Palopo, Luwu, Lutim dan Lutra. Di dapil ini, hanya dua nama yang aman yakni Markus Nari (Golkar) dan Andi Timo Pangerang (Demokrat). 

Lima caleg incumbent lainnya masih rawan. Kelimanya  yakni Bahrum Daido (Demokrat), Amran (PAN), Andi Rahmat (PKS), Riyani Sudirman (Golkar) dan Mukhtar Amna (Hanura). 

Sementara itu, bocoran data untuk caleg DPR RI yang lolos di tiap dapil baik incumbent maupun pendatang baru menyebutkan bahwa, untuk dapil Sulsel I  yang berpeluang lolos adalah Hamka B Kadi (Golkar), Aliyah Mustika (Demokrat), Deniary Alwi Hamu (Gerindra), Indira Chunda Tita Syahrul (PAN), Emil Ameng (Golkar), Dewie Yasin Limpo (Hanura) dan Tamsil Linrung (PKS). Sementara satu kursi yang tersisa masih diperebutkan caleg PPP. Nasdem dan PDIP. 

Di dapil Sulsel II yang berpeluang terpilih adalah Andi Rio Pajalangi (Golkar), Syamsul Bachri (Golkar), Andi Rudiyanto Asapa (Golkar), Akbar Faisal atau Malkan Amin (Nasdem), Nuraeni Barung (Demokrat), Andi Ghalib/A Mariattang (PPP) dan Samsu Niang (PDIP). Untuk kursi ke 8 dan 9 diperebutkan Hanura, Golkar dan PKS.

Bagaimana dengan dapil Sulsel III? Kekuatan caleg PPP Fatmawati Rusdi yang juga istri Bupati Sidrap Rusdi Masse hampir pasti melaju ke senayan. Selain Fatmawati, caleg yang berpeluang terpilih dari bocoran hasil perhitungan yang diterima adalah Pujiwatie Hatta (Golkar), Markus Nari (Golkar), Andi Nawir/Felicitas Tallulembang (Gerindra), Buhari Kahar M (PAN), dan Andi Timo P/Bahrum Daido (Demokrat). Sedangkan untuk satu kursi yang tersisa diperebutkan Nasdem, PKS, PDIP dan Hanura.

Atas prediksi ini, hampir pasti Partai Golkar menempatkan delapan politisinya di DPR RI dari tiga dapil di Sulsel. Hal ini diamini Bendahara Partai Golkar Sulsel, Ichsan Yasin Limpo. Ia memprediksi suara Golkar ke Senayan terjadi kenaikan dari pemilu sebelumnya. 
"Kenaikannya sangat bagus, namun hasilnya tunggu rekap KPU," ujar Ichsan yang juga Bupati Gowa kepada BKM, Rabu (9/4) malam. 

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo belum berani menyebut angka tentang jumlah kursi yang diperoleh Golkar di tiga dapil DPR RI. "Saya belum berani menyebut angka, termasuk nama-nama yang lolos. Kami tunggu sampai ada hasil resmi dari KPU," jelas Syahrul yang ditemui usai berbicara di depan pimpinan Fajar Group di Swiss Belinn Hotel, Makassar, Kamis (10/4). 

Berbeda dengan Golkar, Partai Gerindra malah lebih optimis. Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel H La Tinro La Tunrung yang dihubungi, Kamis (10/4) mengaku optimis Gerindra memeroleh empat hingga lima kursi dari tiga dapil untuk DPR RI. "Dapil I dan dapil II kita berharap masing-masing dua kursi. Sedangkan di dapil III hanya satu kursi saja," ujar mantan Bupati Enrekang ini.

Lantas apa tanggapan caleg yang disebut-sebut berpeluang terpilih? Sekretaris DPW PAN Sulsel Buhari Kahar M melalui timnya Irwan mengaku posisi kakak anggota DPD Abd Azis Qahhar ini sudah aman. "Iya Pak Buhari menempati posisi kursi kelima untuk dapil III," ujar Irwan, kemarin. 

Begitupun dengan Samsu Niang, caleg PDIP dai dapil Sulsel II. "Alhamdulillah suara saya cukup signifikasi dari data yang saya peroleh. Di Soppeng saja sudah mencapai puluhan ribu. Belum lagi jika ditambah suara dari Pangkep, Parepare dan Barru," kata Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini. (/A)


Prediksi Caleg DPR RI yang Lolos

Sulsel I
1. Hamka B Kadi (Golkar)
2. Aliyah Mustika (Demokrat)
3. Deniary Alwi Hamu (Gerindra)
4. Indira Chunda Tita Syahrul (PAN)
5. Emil Ameng (Golkar)
6. Dewie Yasin Limpo (Hanura)
7.Tamsil Linrung (PKS).
(Satu kursi yang tersisa masih diperebutkan caleg PPP, Nasdem dan PDIP)

Sulsel II
1. Andi Rio Pajalangi (Golkar)
2. Syamsul Bachri (Golkar)
3. Andi Rudiyanto Asapa (Golkar)
4. Akbar Faisal atau Malkan Amin (Nasdem)
5. Nuraeni Barung (Demokrat)
6. Andi Ghalib/A Mariattang (PPP)
7. Samsu Niang (PDIP).
(Untuk kursi ke 8 dan 9 diperebutkan Hanura, Golkar dan PKS)

Sulsel III
1. Fatmawati Rusdi (PPP)
2. Pujiwatie Hatta (Golkar)
3. Markus Nari (Golkar)
4. Andi Nawir/Felicitas Tallulembang (Gerindra)
5. Buhari Kahar M (PAN)
6. Andi Timo P/Bahrum Daido (Demokrat)
(Satu kursi yang tersisa diperebutkan Nasdem, PKS, PDIP dan Hanura)

Diolah dari berbagai sumber data

--------------------------------------------------------

Prediksi Incumbent yang tumbang

Sulsel I

-Ahmad Dg Se're (PPP)
-Reza Ali (Demokrat)
-dr Nizar Sihab (Demokrat)
-Mestariani Habie (Gerindra) -Asmin Amin (PKS) 

Sulsel II

-Jafar Hafsah (Demokrat)
-Gaffar Patappe (Demokrat)
-Andi Taufan Tiro (PAN)
-Rahman Halid (Hanura) 
-Basri Sidehabi (Golkar)

Sulsel III

-Bahrum Daido (Demokrat)
-Amran (PAN)
-Andi Rahmat (PKS)
-Riyani Sudirman (Golkar) 
-Mukhtar Amna (Hanura)

Diolah dari berbagai sumber data

REPORTER: ARIF SITUJU
EDITOR: MUH ARSAN FITRI

Sumber


Berita

Lebih Separuh Caleg Incumbent Tumbang

Posted by Unknown  | 


MAKASSAR, BKM -- Berdasarkan hasil perhitungan sementara pemilihan umum legislatif (pileg) 2014 yang dilakukan beberapa partai politik dan lembaga survei, separuh calon anggota legislatif (caleg) incumbent DPR RI diperkirakan tidak terpilih kembali. Dari 24 kursi yang diperebutkan di tiga daerah pemilihan (dapil), hanya ada tujuh incumbent dari 22 incumbent yang berpeluang oppo atau terpilih kembali. 

Bocoran yang diperoleh BKM dari hasil perhitungan suara yang dilakukan posko hitung cepat partai politik dan beberapa lembaga survei sejak Rabu (9/4)  petang hingga Kamis (10/4) menyebutkan, di dapil Sulsel I meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar yang memperebutkan 8 kursi, nama caleg PAN Indira Chunda Tita Syahrul, caleg PKS Tamsil Linrung dan caleg Golkar  Emil Abeng  yang kemungkinan besar kembali lolos ke senayan. 

Sementara caleg incumbent lainnya seperti Ahmad Dg Se're (PPP), Reza Ali (Demokrat), dr Nizar Sihab (Demokrat), Mestariani Habie (Gerindra) dan Asmin Amin (PKS) hingga kemarin belum aman.

Untuk dapil Sulsel II meliputi Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Soppeng, Wajo, Bone, Bulukumba dan Sinjai diperkirakan hanya dua incumbent yang terpilih kembali yakni Andi Rio Padjalangi (Golkar) dan Syamsul Bachri (Golkar).  Sedangkan lima caleg incumbent lainnya masih rawan. Mereka  yakni Jafar Hafsah (Demokrat), Gaffar Patappe (Demokrat), Andi Taufan Tiro (PAN), Rahman Halid (Hanura) dan Basri Sidehabi (Golkar). 

Hal yang sama juga terjadi di dapil Sulsel III meliputi Sidrap, Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Palopo, Luwu, Lutim dan Lutra. Di dapil ini, hanya dua nama yang aman yakni Markus Nari (Golkar) dan Andi Timo Pangerang (Demokrat). 

Lima caleg incumbent lainnya masih rawan. Kelimanya  yakni Bahrum Daido (Demokrat), Amran (PAN), Andi Rahmat (PKS), Riyani Sudirman (Golkar) dan Mukhtar Amna (Hanura). 

Sementara itu, bocoran data untuk caleg DPR RI yang lolos di tiap dapil baik incumbent maupun pendatang baru menyebutkan bahwa, untuk dapil Sulsel I  yang berpeluang lolos adalah Hamka B Kadi (Golkar), Aliyah Mustika (Demokrat), Deniary Alwi Hamu (Gerindra), Indira Chunda Tita Syahrul (PAN), Emil Ameng (Golkar), Dewie Yasin Limpo (Hanura) dan Tamsil Linrung (PKS). Sementara satu kursi yang tersisa masih diperebutkan caleg PPP. Nasdem dan PDIP. 

Di dapil Sulsel II yang berpeluang terpilih adalah Andi Rio Pajalangi (Golkar), Syamsul Bachri (Golkar), Andi Rudiyanto Asapa (Golkar), Akbar Faisal atau Malkan Amin (Nasdem), Nuraeni Barung (Demokrat), Andi Ghalib/A Mariattang (PPP) dan Samsu Niang (PDIP). Untuk kursi ke 8 dan 9 diperebutkan Hanura, Golkar dan PKS.

Bagaimana dengan dapil Sulsel III? Kekuatan caleg PPP Fatmawati Rusdi yang juga istri Bupati Sidrap Rusdi Masse hampir pasti melaju ke senayan. Selain Fatmawati, caleg yang berpeluang terpilih dari bocoran hasil perhitungan yang diterima adalah Pujiwatie Hatta (Golkar), Markus Nari (Golkar), Andi Nawir/Felicitas Tallulembang (Gerindra), Buhari Kahar M (PAN), dan Andi Timo P/Bahrum Daido (Demokrat). Sedangkan untuk satu kursi yang tersisa diperebutkan Nasdem, PKS, PDIP dan Hanura.

Atas prediksi ini, hampir pasti Partai Golkar menempatkan delapan politisinya di DPR RI dari tiga dapil di Sulsel. Hal ini diamini Bendahara Partai Golkar Sulsel, Ichsan Yasin Limpo. Ia memprediksi suara Golkar ke Senayan terjadi kenaikan dari pemilu sebelumnya. 
"Kenaikannya sangat bagus, namun hasilnya tunggu rekap KPU," ujar Ichsan yang juga Bupati Gowa kepada BKM, Rabu (9/4) malam. 

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo belum berani menyebut angka tentang jumlah kursi yang diperoleh Golkar di tiga dapil DPR RI. "Saya belum berani menyebut angka, termasuk nama-nama yang lolos. Kami tunggu sampai ada hasil resmi dari KPU," jelas Syahrul yang ditemui usai berbicara di depan pimpinan Fajar Group di Swiss Belinn Hotel, Makassar, Kamis (10/4). 

Berbeda dengan Golkar, Partai Gerindra malah lebih optimis. Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel H La Tinro La Tunrung yang dihubungi, Kamis (10/4) mengaku optimis Gerindra memeroleh empat hingga lima kursi dari tiga dapil untuk DPR RI. "Dapil I dan dapil II kita berharap masing-masing dua kursi. Sedangkan di dapil III hanya satu kursi saja," ujar mantan Bupati Enrekang ini.

Lantas apa tanggapan caleg yang disebut-sebut berpeluang terpilih? Sekretaris DPW PAN Sulsel Buhari Kahar M melalui timnya Irwan mengaku posisi kakak anggota DPD Abd Azis Qahhar ini sudah aman. "Iya Pak Buhari menempati posisi kursi kelima untuk dapil III," ujar Irwan, kemarin. 

Begitupun dengan Samsu Niang, caleg PDIP dai dapil Sulsel II. "Alhamdulillah suara saya cukup signifikasi dari data yang saya peroleh. Di Soppeng saja sudah mencapai puluhan ribu. Belum lagi jika ditambah suara dari Pangkep, Parepare dan Barru," kata Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini. (/A)


Prediksi Caleg DPR RI yang Lolos

Sulsel I
1. Hamka B Kadi (Golkar)
2. Aliyah Mustika (Demokrat)
3. Deniary Alwi Hamu (Gerindra)
4. Indira Chunda Tita Syahrul (PAN)
5. Emil Ameng (Golkar)
6. Dewie Yasin Limpo (Hanura)
7.Tamsil Linrung (PKS).
(Satu kursi yang tersisa masih diperebutkan caleg PPP, Nasdem dan PDIP)

Sulsel II
1. Andi Rio Pajalangi (Golkar)
2. Syamsul Bachri (Golkar)
3. Andi Rudiyanto Asapa (Golkar)
4. Akbar Faisal atau Malkan Amin (Nasdem)
5. Nuraeni Barung (Demokrat)
6. Andi Ghalib/A Mariattang (PPP)
7. Samsu Niang (PDIP).
(Untuk kursi ke 8 dan 9 diperebutkan Hanura, Golkar dan PKS)

Sulsel III
1. Fatmawati Rusdi (PPP)
2. Pujiwatie Hatta (Golkar)
3. Markus Nari (Golkar)
4. Andi Nawir/Felicitas Tallulembang (Gerindra)
5. Buhari Kahar M (PAN)
6. Andi Timo P/Bahrum Daido (Demokrat)
(Satu kursi yang tersisa diperebutkan Nasdem, PKS, PDIP dan Hanura)

Diolah dari berbagai sumber data

--------------------------------------------------------

Prediksi Incumbent yang tumbang

Sulsel I

-Ahmad Dg Se're (PPP)
-Reza Ali (Demokrat)
-dr Nizar Sihab (Demokrat)
-Mestariani Habie (Gerindra) -Asmin Amin (PKS) 

Sulsel II

-Jafar Hafsah (Demokrat)
-Gaffar Patappe (Demokrat)
-Andi Taufan Tiro (PAN)
-Rahman Halid (Hanura) 
-Basri Sidehabi (Golkar)

Sulsel III

-Bahrum Daido (Demokrat)
-Amran (PAN)
-Andi Rahmat (PKS)
-Riyani Sudirman (Golkar) 
-Mukhtar Amna (Hanura)

Diolah dari berbagai sumber data

REPORTER: ARIF SITUJU
EDITOR: MUH ARSAN FITRI

Sumber


6:27:00 PM Share:
back to top